Cara Cek Bansos Kemensos 2026 dengan NIK KTP, Begini Langkah-langkahnya!

Tahun 2026 sudah berjalan, dan kamu mungkin bertanya-tanya, “Apakah namaku terdaftar sebagai penerima bansos tahun ini?” Jangan khawatir! Cek bansos kemensos tidak serumit yang dibayangkan. Kini, semua bisa dilakukan hanya dengan NIK KTP dan beberapa klik dari ponselmu.

Prosesnya sangat mudah, transparan, dan bisa dilakukan kapan saja. Artikel ini akan membimbingmu langkah demi langkah. Kami juga akan membahas semua jenis bantuan yang masih berjalan, termasuk info terbaru tentang cek bansos kemensoscek bansos 600 ribu, dan bagaimana cara cek desil bansos kamu.

Cara Cek Bansos dengan NIK KTP: Dua Metode Resmi

Mengecek status bantuan sosial di 2026 sekarang jauh lebih praktis. Pemerintah sudah menyiapkan dua jalur resmi yang dapat diakses semua orang. Kamu bisa memilih yang paling nyaman.

Lewat Situs Resmi Cekbansos.Kemensos.go.id

Cara ini paling cepat jika kamu hanya ingin mengecek tanpa perlu mengunduh aplikasi. Langsung dari browser di ponsel atau komputermu.

  1. Buka Browser dan Akses Situs. Kunjungi alamat resmi cekbansos.kemensos.go.id. Pastikan alamatnya tepat untuk menghindari situs palsu.
  2. Isi Data Domisili. Sistem akan meminta kamu memilih data wilayah tempat tinggal secara berurutan: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan.
  3. Masukkan Nama Lengkap. Tuliskan nama persis seperti yang tercantum di e-KTP kamu. Penulisan yang salah bisa membuat data tidak ditemukan.
  4. Input Kode Captcha. Ketik kode huruf/angka yang muncul di layar. Ini untuk memastikan bahwa yang melakukan pengecekan adalah manusia.
  5. Klik “CARI DATA”. Setelah semua kolom terisi, tekan tombol pencarian. Hasilnya akan langsung muncul, menunjukkan apakah namamu terdaftar, jenis bantuan apa yang diterima (PKH, BPNT, dll.), dan status pencairannya.

Lewat Aplikasi “Cek Bansos” di Ponsel

Jika kamu sering mengecek atau ingin mengusulkan calon penerima, aplikasi ini lebih lengkap. Unduh “Aplikasi Cek Bansos” resmi dari Kementerian Sosial RI di Google Play Store (Android) atau App Store (iPhone).

  1. Unduh dan Login. Setelah instalasi, buat akun baru dengan data KTP dan KK, atau login jika sudah punya. Verifikasi akun mungkin membutuhkan foto KTP dan swafoto memegang KTP.
  2. Masuk ke Menu Cek Bansos. Setelah berhasil masuk, cari dan pilih menu “Cek Bansos” atau serupa di halaman utama aplikasi.
  3. Isi Formulir Pencarian. Masukkan kembali data domisili dan nama lengkap sesuai KTP. Jangan lupa kode verifikasi yang diminta.
  4. Lihat Hasil. Tekan “Cari Data” dan tunggu sebentar. Kelebihan aplikasi adalah kamu bisa dapat notifikasi real-time jika ada update status pencairan.

Catatan Penting: Beberapa pengguna melaporkan kendala teknis seperti kesulitan registrasi atau proses verifikasi data yang lama. Jika mengalami hal serupa, kamu bisa menghubungi tim pengaduan Kemensos melalui email pengaduan.171@kemsos.go.id.

Jenis-Jenis Bansos 2026 yang Masih Berjalan (dan Yang Sudah Berhenti)

Setelah tahu cara cek, pahami dulu program apa saja yang masih aktif di 2026. Tidak semua bantuan tahun lalu terus berlanjut.

Bansos yang Masih Cair di 2026:

Jenis Bansos Sasaran Penerima Besaran Bantuan (per Tahun) Cara Pencairan
Program Keluarga Harapan (PKH) Ibu hamil, anak, penyandang disabilitas, lansia 60+ Rp 900.000 – Rp 10,8 juta (tergategori) 4 tahap triwulan via Bank Himbara/Kantor Pos
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT/Sembako) Keluarga kurang mampu Rp 600.000 per 3 bulan Saldo elektronik/card
Bantuan Pendidikan (PIP & Baru! TK) Siswa TK, SD, SMP, SMA TK: Rp 400.000; SD-SMA: Rp 450.000 – Rp 1,8 juta Tahap per semester
Bantuan Sosial Tunai (BST) & BLT Dana Desa Masyarakat miskin ekstrem di desa Umumnya Rp 300.000 – Rp 600.000 per bulan Mekanisme sesuai kebijakan desa
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Anak sekolah, ditambah Lansia & Disabilitas (baru 2026) Makanan siap saji 2x sehari Diantar langsung ke rumah

Perubahan Penting PKH 2026: Bantuan untuk ibu hamil kini maksimal hanya sampai kehamilan kedua. Untuk balita (0-6 tahun), bantuan maksimal diberikan untuk dua anak dalam satu KK. Ada juga perluasan untuk anak usia 6-21 tahun yang belum tuntas wajib belajar 12 tahun.

Bansos yang Sudah Tidak Berlaku (Hati-hati Hoax!):

  • BLT KTP Rp 600/900 Ribu (BLT Kesra): Program BLT Kesra yang digembar-gemborkan di media sosial resmi berakhir pada 31 Desember 2025. Pencairan susulan hanya diperpanjang hingga 31 Januari 2026. Jadi, kabar bahwa program ini cair lagi di 2026 adalah tidak benar.
  • Bantuan Langsung Tunai (BLT) Favorit Lainnya: Beberapa program BLT lain yang bersifat temporer juga tidak dilanjutkan, karena pemerintah fokus pada program berkelanjutan seperti PKH dan BPNT.

Kriteria Penerima Bansos 2026: Siapa yang Berhak?

Pemerintah semakin ketat dalam menyaring penerima. Ini aturan mainnya:

  1. Terdaftar di Basis Data Resmi: Syarat mutlak adalah namamu tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data inilah yang disinkronkan dengan NIK KTP.
  2. Berdasarkan “Desil” Kesejahteraan: Ini adalah poin kunci! Masyarakat dikelompokkan dari desil 1 (paling miskin) hingga desil 10 (paling mampu). Tahun 2026, kriteria untuk BPNT diperketat:
    • BPNT 2026: Hanya untuk desil 1 sampai 4.
    • Sebelumnya: Bisa sampai desil 5. Artinya, kuota dari desil 5 dialihkan untuk mereka di desil 1-4 yang lebih membutuhkan.
  3. Syarat Administrasi Umum:
    • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan KTP dan KK aktif.
    • Diprioritaskan untuk keluarga miskin/rentan.
    • Bukan ASN, TNI, atau Polri.
    • Tidak sedang menerima bantuan sejenis dari program lain.

Tips dan Solusi Jika Mengalami Kendala

  • “Data tidak ditemukan” saat cek bansos. Kemungkinan namamu belum masuk DTKS/DTSEN. Kamu bisa mengusulkan diri melalui menu “Daftar Usulan” di aplikasi Cek Bansos atau mendatangi kantor desa/kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK.
  • “Sudah daftar tapi status lama diverifikasi.” Proses verifikasi dari tingkat desa hingga ke pusat membutuhkan waktu. Pantau secara berkala dan pastikan data yang kamu kirimkan benar.
  • “Katanya penerima, tapi dana belum cair.” Penyaluran bansos dilakukan bertahap per triwulan. Jadwalnya bisa berbeda tiap daerah. Sabar dan cek secara rutin melalui aplikasi atau situs resmi.
  • “Mendapat info pencairan bansos dari pesan berantai.” Jangan langsung percaya! Selalu konfirmasi kebenarannya hanya melalui situs dan aplikasi resmi Kemensos atau konfirmasi ke pendamping sosial/kelurahan setempat. Banyak penipuan mengatasnamakan bansos.

Intinya, informasi resmi adalah kunci utama. Dengan memahami cara cek bansos yang benar dan mengetahui hak serta ketentuan yang berlaku, kamu bisa mengakses bantuan ini dengan lebih lancar dan terhindar dari rumor yang menyesatkan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here